Skip to main content

Membangun "Mesin" Masa Depan: Cara Saya Mengelola Profit Bengkel ke Saham dan Reksa Dana

 Halo rekan-rekan BMB semua....

Banyak yang bertanya kepada saya, "Pak Made, sudah usia 50 tahun kok masih sibuk belajar investasi saham dan reksa dana? Apa tidak telat?"



Jawaban saya sederhana: 

Sebagai bengkel kecil dengan modal minim, hasil kerja saya tidak akan membuat saya cepat kaya. Namun di usia yang sudah mulai menua tentu saya ingin kestabilan di kemudian hari. Maka saya harus belajar menyisihkan penghasilan bengkel untuk hari tua saya,namun bukan sekedar menabung,saya belajar investasi

Investasi itu mirip dengan merawat mesin bubut. Kalau kita konsisten memberi pelumas dan melakukan kalibrasi, mesin itu akan bekerja lancar bertahun-tahun. Bedanya, investasi adalah mesin yang menghasilkan uang saat kita tidur atau sedang tidak memegang pahat.

Hari ini, saya ingin berbagi cara saya membagi hasil keringat dari bengkel ke dalam portofolio investasi yang stabil namun tetap bertumbuh.

Strategi "Tiga Pilar" Portofolio Saya

Saya tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang. Saya membaginya menjadi tiga bagian:

  1. Saham Lokal (IDX): Saya pegang saham blue chip seperti BBCA dan saham komoditas seperti ADRO untuk dividen dan stabilitas.

  2. Saham US (GoTrade): Untuk mengejar pertumbuhan teknologi global seperti Amazon dan Nvidia.

  3. Reksa Dana (RDPU & RDPT): Ini adalah "bumper" atau pengaman saya. Saya simpan di Manulife Dana Kas II dan BRI Gebyar Indonesia II agar kalau pasar saham sedang goyang, modal saya tetap terjaga.

Menghitung Masa Depan dengan "Presisi"

Banyak orang hanya sekadar menabung tanpa target. Di bengkel, kita pakai jangka sorong untuk presisi. Di investasi, kita pakai rumus Future Value (Nilai Masa Depan).

Saat ini, total modal awal yang saya kelola tidaklah banyak. Saya berkomitmen melakukan top-up rutin dari profit bengkel sebesar gaji tukang seminggu (atau sekitar Rp4.000.000 per bulan).

Mari kita bedah rumusnya:


  •  P (Modal Awal): Anggaplah saya punya uang nganggur Rp50.000.000
  •  PMT (Top-up per bulan): Sekitar 4Juta/minggu x 4,3 minggu) = 17.200.000
  • r (Bunga per bulan): 10% / 12bulan = 0,00833.
  • n (Total bulan): 10 tahunx12 = 120 bulan.


Dengan asumsi keuntungan moderat 9% per tahun, dalam 10 tahun ke depan (saat saya berusia 60 tahun), mesin investasi ini diproyeksikan akan menghasilkan:

  • Pertumbuhan Modal Awal (Rp50 Juta): Menjadi Rp122.567.000
  • Pertumbuhan Top-up Rutin (Rp4 Juta/bulan): Menjadi Rp774.015.000
  • Total Nilai Portofolio setelah 10 Tahun: Rp896.582.000

Analisa :

  • Jika saya konsisten ini akan menjadi Pencapaian Luar Biasa: Dalam 10 tahun (saat saya berusia 60 tahun), Anda akan memiliki aset hampir Rp900 Juta.

  • Modal vs Keuntungan: Total uang yang saya setor sendiri adalah Rp530.000.000. Artinya, saya mendapatkan "bonus" dari pasar modal sebesar Rp366.582.000.

  • Kekuatan Top-up: Lihatlah betapa dominannya hasil dari top-up rutin  (Bagian ke-2). Ini membuktikan bahwa di bisnis bengkel, konsistensi menyisihkan profit bulanan jauh lebih penting daripada besar modal di awal.

  • Semoga bisa terlaksana

Pesan untuk Rekan Bengkel

Berapa pun hasil dari bengkel hari ini, sisihkanlah. Tidak perlu langsung besar. Yang penting adalah konsistensi dan pemilihan instrumen yang tepat.

Di usia 50 tahun, fokus saya bukan lagi spekulasi cepat kaya, tapi Kestabilan Portofolio. Saya ingin saat nanti tenaga saya di bengkel mulai berkurang, "mesin" investasi ini sudah cukup kuat untuk menopang semuanya.

Kalau rekan-rekan sendiri, biasanya profit bengkel dialokasikan ke mana? Mari berbagi di kolom komentar?

Semangat berkarya, salam satu pahat!

Comments

Popular posts from this blog

Inilah Daftar Ukuran,Jenis dan Type Ball Bearing (Klaher)

Pernah bingung mencari ukuran bearing? Palagi kalo ada kerjaan mengganti bearing suatu komponen mesin dimana yng tertinggal cuma keepnya aja,hehehe.... Kalo kita udah tau diameter luar dan dalamnya kadang masih susah juga,karena orang toko kebanyakan tidak ngerti,karena stok mereka hanya mencatat type bearingnya aja. Oleh karena itu sahabat BMB yg saya cintai,kaliini saya upload gambar atau tabel Ukuran Dan Jenis Ball Bearing atau klaher atau kadang jadi laher atau laker aja... Nah ,kalo udah tau ukuran diameter dalam (d),diameter luar (D),apalagi tebalnya (B), langsung aja cari Type atau nama dari bearing tersebut,baru kita mintakan ke pelayan tokonya,biar si mbanya jg ga bingung.hehe.... Type R Baca Juga : Jenis Jenis dan Cara Membaca Kode Bearing/Klaher Duduk Type 600 Baca Juga : Inilah Daftar Ukuran,Jenis dan Type Roller Taper Bearing (Klaher Tirus) Type 6000 Baca Juga: Daftar Toko Bearing di Denpasar Bali Type 6200 Baca Juga: Bearing ASB yang Fenomenal (Tips...

Daftar Ukuran Drat Pipa

Ada yang tertinggal saat saya memposting standarisasi drat , yaitu tentang pembahasan drat pipa. Kadang ketika membubut drat pada pipa yang agak tebal dan mencocokkannya dengan fittingnya,saya kurang puas dengan bentuk dan cleareance nya. Lalu rasa ingin tahu akan berapa diameter standar dari drat pipa pun muncul dan langsung melihat tabel. Mungkin juga ada rekan-rekan yang sedang mencari tabel standar ukuran drat pipa karena saya mendapati beberapa pengunjung terdampar di sini dengan keyword tersebut. Makanya saya akan share dan semoga bermanfaat. Drat luar nevel/pipa, Ada yg miring dan ada yang lurus contoh ukuran drat standar NPT Tabel Drat Pipa berdasarkan standard ANSI/ASME B1.20.1/3 Ukuran Nominal Pipa(in) Diameter Luar Pipa Threads per inch Thread pitch 1⁄16 0.3125 in (7.94 mm) 27 0.03704 in (0.94082 mm) 1⁄8 0.405 in (10.29 mm) 27 0.03704 in (0.94082 mm) 1⁄4 0.540 in (13.72 mm) 18 0.05556 in (1.41122 mm) 3⁄8 0.675 in (17.15 mm) 18 0.05556 in (1.4112...

Ukuran Bearing Roda Beberapa Merek dan Tipe Sepeda Motor di Indonesia

  Halo teman BMB! Apakah kamu tahu bahwa ukuran bearing roda adalah salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan ketika merawat sepeda motor? Ya, kamu tidak salah! Bearing roda adalah komponen vital yang memastikan roda sepeda motor berputar dengan lancar dan aman. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi lebih dalam tentang ukuran bearing roda untuk beberapa merek dan tipe sepeda motor yang beredar di Indonesia. Mari kita mulai! Pentingnya Bearing Roda dalam Sepeda Motor Sebelum kita melangkah lebih jauh, penting untuk memahami peran bearing roda dalam sepeda motor. Bearing roda adalah bagian yang memungkinkan roda berputar dengan lancar di sepanjang sumbu roda. Mereka mengurangi gesekan antara bagian yang bergerak dan mendukung beban sepeda motor serta pengendara. Jika bearing roda tidak berfungsi dengan baik, dapat mengakibatkan gesekan berlebihan, keausan, dan bahkan kerusakan yang lebih serius pada sepeda motor. Oleh karena itu, mengetahui ukuran bearing roda sepeda motorm...